Friday, 27 December 2013

My happy family

My Beloved Family

My dad's name is  Mr Thomas Lumok. He's 58 years old.
My  mom's name is Mrs Legai Bayah.She's 54 years old.
They has five daughters and only son.

My Lovely Siblings.

Sit down from the right to left:

The fourth sister:  Miss Ellyrina Erna -25 years old
The youngest sister(sixth): Miss Christna Edna-13 years old
The only brother: Mr.Ahasyweros Eroz-20 years old
The second sister: Miss Elvina Elna-31 years old

Standing back from right to left:

The third sister: Miss Lowrinah Evna -27 years old
The eldest : Miss Marlenah Enna-35 years old


MAY GOD BLESS
MY BELOVED FAMILY.




Sunday, 13 October 2013

Sweet memories with housekeeping team at Grandis Hotels & Resorts Suria Sabah

Every human has own memories with friends,so I'm also has my own memories with my team and never forgot them.They friendly and naughty make me happy smiles . Our first HK team for pre-opening hotel,even though many friends said, pre-opening is difficult but for us it is memories and experiences to be learned.And I hope my HK team always bind with family relation and nothing quarreling to each others.Do the best as we can! This is few pictures.
birthday celebration

supervisor spend big apple donate

relax after bed making

relax after bed making

take picture before busy bed makng

variation posing in front camera with own donate

zombie face..relax after cleaning small spaces or store for our things

who the owner of cake?

Monday, 7 October 2013

In Our Memories-16/09/2013

When the state is gaining the Independence Day holiday 50 years participated in Malaysia as one of the states in Borneo , we never thought that she ( grandmother ) said ' good-bye ' to us . After my shower , my Aunt , Uncle and cousin got home . Aunt and Uncle lost his memory for a few minutes . Dad was surprised and said , " What happened ? " But Aunt and Uncle just bow down and cry . Aunt hug my dad and said , " our mother ..... " Father say, " Why is our mother ? " I'm closer to my dad's cousin and said, " Grandma was gone ( dies ) . Rapidly father and mother was packing and then follow Aunt and uncle to the hospital . Upon hearing news of the death grandmother , my heart is crying and sad without delay then we wait for uncle ( father 's second brother ) . rice is eaten feel chelate and drink warm water felt bitter . our appetite then. uncle came and we also went to the hospital . certified true grandmother had died. grandmother We are just waiting for the body in brought back by ambulance .
15 minutes later we got home Aunt . That night many people gather , including other relatives to stay awake. Aunt , cousin and my sister was told about the news of the death of their grandmother. Their return can only be known in the next morning.
Grandma's grandsons &granddaughters

Dad's siblings(grandma's sons
& daughters)
Grandma's great grandsons
&great granddaughters

1)My Family
2)Uncle Luoi's Family

3)Aunt Rafidah's Family
4)Aunt Goto's Family
5)Aunt Nanang's Family

6)Uncle Tutu's Family


7)Uncle Pokuk's Family



Wednesday, 2 October 2013

PUISI PENA HATI: PANDUAN MENULIS PUISI

PUISI PENA HATI: PANDUAN MENULIS PUISI: oleh Pakde Azir Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedan...

PUISI DEPRESIKU: 37 cara menulis puisi yang baik

PUISI DEPRESIKU: 37 cara menulis puisi yang baik: Cara untuk menulis puisi yang bagus 1 Apakah suku kata, kata-kata dan aliran bait. 2. Mulai bait...

Sunday, 8 September 2013

Thursday, 22 August 2013

Belum Sempat

continue again......

Kidik sudah mengharungi UPSR dengan mendapat keputusan yang baik.Aku pula bakal mengharungi UPSR dua tahun lagi.Tahun depan aku pra-UPSR jadi aku harus bersedia menghadapi persiapan ilmu sebanyak yang boleh agar aku boleh mendapat 5A.
  Kidik suka mengusik orang terutama perempuan tetapi dia tahu bahawa ada had untuk bermain atau bergurau.Aku jadi sasaran kepada usikannya.Apa sahaja jenis usikan pasti keluar dimulutnya beserta mimik wajah dan aksinya sekali.Kidik juga ada menerima surat dari Bella sahabat kami.
  "Hana,kau tidak jelous?Sumandak aku si Bella tu kirim surat dengan aku.Dia kata 'I love you' dengan aku.Nah,kau baca sendiri."Serah Kidik pada Hana surat dari Bella.
     Aku menarik isinya keluar kerana Kidik sudah membacanya terlebih dahulu.
                    Buat Kidik,
             Hello Kidik,apa khabar di sana?Bella harap Kidik sentiasa sihat bersama family.Bella di sini sentiasa sihat.Jangan risau ya.Bagaimana dengan Hana?Dia sihatkah?Bella harap hana juga sihat.Uhh..Bella rindulah nak bertemu dengan kamu berdua tapi Bella lagi rindu dengan Kidik.Kidik seorang yang baik dan penyayang.
          Kidik....Bagaimana dengan UPSR?Dapat jawabkah?Bella harap Kidik dapat jawab semua soalannya.Bella doakan agar Kidik memperoleh markah A dalam lima mata pelajaran tu.Kalau dapat 5A..Kidik nak sekolah mana?Di Maktab Rendah Sains Mara(MRSM) atau di Sekolah Menengah Sains Sabah(SMESH)?Kalau dapat tawaran tu..jangan lupa khabarkan pada Bella di sini ya.
          Kidik...kamu masih sayang aku kah?Bagaimana patung Teddy Bear hadiahku buat kamu waktu hari jadi tu?Kamu sukakah?Terima kasih kerana kamu menyukai patung tu.Sesungguhnya Bella bertuah mengenali Kidik yang baik hati.Akhir kata,Salam manis dariku.

Dari,
Bella

    Aku melipat semula surat itu kemudian memasukkan semula ke dalam sampul berwarna merah.
    "Uhh..surat berunsur cinta dari Bella kekasihmu...Kenapa kau suruh aku baca?Bella suruh kau supaya jangan beri aku baca tapi kau suruh juga aku baca.Kau ni mungkir janji kekasih kau saja.Buat apa aku baca surat cinta kau?"soalku walhal hati mulai cemburu.Kidik tertawa.
   "Kenapa?Hana cemburu dengan surat tu?"soal Kidik.
   "Tak.Apa pula yang nak dicemburukan?Bella kan girlfriend kau.."bicaraku cuba menyembunyikan perkataan 'cemburu' yang bergejolak dihatiku.
   "Kidik tau...Hana cemburu sebab nada suara itu dapat menjadi bukti kuat...ada perubahan.."perli Kidik sambil menjeling ke arahku yang mah melepaskan cemburu di atas pintalan rambutku dengan jari telunjukku.
  "Buat apa aku cemburu?Aku ni kan masih budak belum tahu apa itu erti cinta yang sebenarnya.Lainlah dengan si Bella tu dah belajar dengan kakak-kakaknya.."
   "Jadi..selama ini Hana tidak ada perasaan cinta dengan si dia tu?.."soal Kidik terus menguji hatiku yang masih berfikiran budak.Kidik juga masih muda baru  usia 12 tahun.
     Orang kata 'cinta pada usia awal belasan tahun adalah cinta monyet'.Cinta usia muda yang belum matang dari segi pemikiran.Kekuatan cinta belum ada di situ.Mungkin Kidik dan Bella akan menjadi jodoh,mungkin aku dengan orang lain atau mungkin aku dijodohkan dengan Kdik.Siapa tahu?Perjalanan masih panjang ke hadapan.Aku berterus terang dengan Kidik.
  "Aku tak ada perasaan cinta dengan dia sebab dia itu milik kawanku juga.Aku hanya cintakan seseorang...."
  "Siapa?"soal Kidik pantas seolah-olah tidak sabar untuk mengetahuinya.
  "Felix?Bukan Felix Walden tapi Felix Ivagno Jumin rakan sekelasmu juga.So...dah tahu bukan?.."bicaraku sekadar menguji setakat mana kecemburuannya itu.
   Kidik terdiam sambil merenungku dengan wajah yang muram dan serius.Dia berdiri lalu menumbuk kuat meja pondok rehat sampai aku sendiri terkejut dengan tingkah lakunya.Surat Bella dikoyak-koyaknya menjadi cebisan kecil lalu dibuangnya ke dalam tong sampah.Aku dapat melihat gerak tangannya menyeka air mata ketika beredar pergi dari situ.'Kau selalu menguji aku dengan menyebut nama Bella tapi hanya hatiku yang bermain cemburu,bukan seperti kau aku hanya menyebut nama Felix Ivagno lantas perbuatanmu ketara.'bisik hatiku kasihan melihat Kidik yang telah ku buat dia bersedih.
  Sewaktu dalam perjalanan balik ke rumah,Kidik memanggil Ivan supaya mendekat kepadanya.Aku cuma tunduk tidak melihat apa yang bakal berlaku nanti.
  "Ivan..aku nak tanya,kamu suka Hana?.."tanya Kidik dengan wajah serius.
  "Ya.Saya memang suka Hana sebab dia baik dan cantik.."akui Ivan.Kebetulan pula Ivan memang dah lama mengintai-intai aku dan selalu mengirim surat untukku melalui Lynitha rakan sekelasku.
  "Kalau begitu...."Kidik menoleh kebelakang ternyata aku sudah jauh meninggalkan dirinya.Kidik terpinga.Dia pantas berlari mengejar aku ke hadapan.
   Begku ditarik ke belakang.Aku berhenti melangkah.Aku menoleh melihat Kidik.
  "Belum sempat aku bercakap sesuatu dengan Ivan...kau dah jalan meninggalkan aku ke belakang.Kenapa kau buat begitu?"
   "Sebenarnya aku tidak mahu kau menjauhkan diriku sebaik saja kau berharap pada Ivan agar menjaga diriku.Aku tak nak persahabatan kita akan retak hanya kerana perkara remeh seperti itu.Biarkan persahabatan antara aku,kamu dan Bella akan terus kekal.Jodoh dan percintaan hanya boleh dibincang apabila tiba masanya.Andai Bella itu jodohmu..just ok tapi andai kita yang bertemu jodoh itu lebih baik buat kita berdua.Kita berdua harus berdoa agar 'sinar' itu milik kita.Bukankah itu pintamu?"bicaraku merenung anak mata Kidik.
  Kidik merasa lega dan tersenyum apabila aku berbicara sedemikian.Dia terus mengukir senyuman sambil memperlihatkan rantai emai berhuruf 'H' hadiahku buatnya sewaktu harijadinya yang telah berlalu.
  "Rantai berhuruf 'H ' ini akan aku pakai sampai bila-bila.Kalau benar-benar kita dijodohkan maka aku lah lelaki yang paling bertuah kerana dapat memilik kamu.."bicara Kidik lalu dia memegang tanganku supaya berjalan seiringan.
  Kenangan sedemikian terus abadi sehingga kami terpaksa berpisah buat seketika.Kenangan itu telah tertulis di kota memori otakku sementara aku dan Kidik menjalani kehidupan sebagai pelajar.


bersambung dalam bab 3 nanti.....